Logo Ansor

PAC GP ANSOR JATIASIH

Portal Digital Kader & Organisasi

SEMARAK HSN 2026: PIMPINAN GP ANSOR KECAMATAN JATIASIH KAWAL PENJURIAN LOMBA ADZAN PASCA KIRAB DAN APEL DI JATIASIH

Author Avatar

Samsul Bahri

·

Thumbnail Berita

JATIASIH — Perwakilan pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor kecamatan Jatiasih secara resmi bertugas sebagai dewan juri perlombaan adzan dalam ajang Festival Lomba Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Acara yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Jatiasih ini berlangsung meriah pada tanggal 24 Oktober 2026, tepat setelah rangkaian pelaksanaan Kirab dan Apel HSN di wilayah kecamatan Jatiasih selesai dilangsungkan.

Keterlibatan kader muda Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengawal peringatan Hari Santri terlihat nyata dari penunjukan tokoh pemuda sebagai tim penilai pada kompetisi adzan tersebut. Kedua juri yang bertugas secara langsung adalah Sahabat Eka Nugraha Putra, yang menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Kelurahan Jatiasih, serta Sahabat Samboja selaku Wakil Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Jatiasih. Penunjukan ini mencerminkan tingginya sinergi dan kepercayaan antar-lembaga otonom (Banom) di bawah naungan MWC NU Jatiasih dalam menyukseskan program keagamaan.

Pada perayaan tahun ini, Festival Lomba Hari Santri Nasional 2026 tingkat kecamatan ini mengusung tema besar "Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri". Tema tersebut menjadi landasan spiritual dan kebangsaan bagi setiap kegiatan yang dilaksanakan. Pemilihan lomba adzan sebagai salah satu kompetisi utama sejalan dengan tema ini, yakni bertujuan untuk mempertahankan tradisi syiar Islam yang kuat di tengah masyarakat sekaligus mencari muazin-muazin muda yang berbakat dan memiliki kualitas vokal serta tajwid yang mumpuni.

Acara kompetisi ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian perayaan HSN di wilayah Jatiasih. Sebelumnya, ratusan santri dan warga Nahdliyin telah memadati lokasi untuk mengikuti prosesi Kirab dan Apel peringatan HSN. Setelah upacara resmi dibubarkan, fokus kegiatan langsung beralih pada pelaksanaan lomba. Penjurian lomba adzan menuntut tingkat ketelitian dan objektivitas yang tinggi dari Sahabat Eka dan Sahabat Samboja dalam menilai makhrijul huruf, irama, serta penghayatan peserta. Kesuksesan festival ini juga tidak lepas dari dukungan penuh berbagai elemen, termasuk partisipasi lembaga Banom NU lainnya.

Partisipasi aktif pengurus GP Ansor sebagai dewan juri lomba adzan diharapkan dapat menjaga standar kualitas perlombaan, memastikan transparansi penilaian, serta memberikan motivasi lebih kepada para peserta. Melalui kolaborasi seluruh elemen Nahdliyin di Jatiasih, momentum Hari Santri Nasional 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat semata, tetapi juga berfungsi sebagai wadah konsolidasi strategis. Upaya ini penting dalam membina generasi muda agar senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan tradisi luhur untuk merawat keutuhan bangsa.

Berita Unggulan

Kumpulan berita pilihan yang sedang hangat dibicarakan.