Logo Ansor

PAC GP ANSOR JATIASIH

Portal Digital Kader & Organisasi

NAHDLATUL ULAMA KECAMATAN JATIASIH GELAR KIRAB DAN APEL HARI SANTRI NASIONAL TAHUN 2026, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN KONSOLIDASI ORGANISASI

Author Avatar

Samsul Bahri

·

Thumbnail Berita

JATIASIH — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menyelenggarakan Kirab Santri dan Apel Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Siti Santri, Jalan H. Bori, Jatiasih, ini dihadiri berbagai tokoh masyarakat dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Jatiasih. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen NU dalam memberikan manfaat dan maslahat bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan meliputi kirab santri yang diiringi penampilan drumben, apel Hari Santri Nasional, serta berbagai perlombaan. Kegiatan ini melibatkan unsur pengurus MWCNU, pengurus ranting dan anak ranting NU, lembaga dan badan otonom (banom) NU, termasuk Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Kecamatan Jatiasih.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut mengacu pada instruksi MWCNU Jatiasih Nomor 038/MWC/Tanf.A.I/D-13.08/X/2026 tertanggal 19 Oktober 2026 serta instruksi Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Jatiasih Nomor 020/SR-01/X/2026 tertanggal 21 Oktober 2026. Kedua instruksi tersebut ditujukan kepada jajaran organisasi untuk berpartisipasi dan menyukseskan peringatan Hari Santri Nasional di tingkat Kecamatan Jatiasih.

Kirab santri menjadi salah satu bagian utama kegiatan dengan rute yang dimulai dan berakhir di kawasan Masjid Siti Santri. Sementara itu, apel Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan penghargaan terhadap peran santri dalam perjalanan bangsa, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan persatuan di tengah kehidupan masyarakat.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, peringatan Hari Santri Nasional menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga besar NU di Kecamatan Jatiasih. Kehadiran berbagai tokoh masyarakat dan unsur organisasi diharapkan dapat mempererat hubungan antarelemen, membangun komunikasi yang lebih baik, serta memperkuat sinergi dalam menjalankan program-program organisasi.

Dalam momentum tersebut, MWCNU Jatiasih berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat semakin memperkokoh persatuan dan semangat pengabdian seluruh keluarga besar NU.

“Melalui momentum peringatan Hari Santri Nasional ini, kami berharap seluruh keluarga besar NU di wilayah Kecamatan Jatiasih semakin mempererat kebersamaan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta terus bersinergi dalam menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat dan maslahat bagi masyarakat Jatiasih,” demikian pesan yang diharapkan dapat menjadi semangat bersama dalam peringatan tahun ini.

Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan MWCNU Jatiasih juga masih akan berlanjut melalui berbagai agenda berikutnya. Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Masjid Siti Santri, Jatiasih, melalui acara Puncak Hari Santri Nasional dan Halaqoh Kebangsaan MWCNU Jatiasih.

Agenda lanjutan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang silaturahmi, memperkuat pemahaman kebangsaan, dan membangun komitmen bersama dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan yang berkelanjutan, MWCNU Jatiasih berharap semangat Hari Santri tidak berhenti pada pelaksanaan kirab dan apel, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata, kepedulian sosial, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dengan demikian, peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Jatiasih diharapkan menjadi momentum untuk merawat kebersamaan, memperkuat soliditas organisasi, dan meningkatkan kontribusi keluarga besar NU bagi kehidupan masyarakat yang harmonis, berdaya, dan berkemaslahatan.

Berita Unggulan

Kumpulan berita pilihan yang sedang hangat dibicarakan.