JATIASIH - Pengurus Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Rayon Jatiasih secara resmi dipercaya mengemban tugas sebagai petugas dalam Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jatiasih. Kegiatan apel ini merupakan bagian dari rangkaian acara besar "Kirab Santri & Apel" yang berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga personel BANSER Rayon Jatiasih mengambil peran strategis dalam kelancaran jalannya upacara. Barman bertindak sebagai Komandan Upacara, memimpin jalannya keseluruhan apel. Sementara itu, Ujang dan Baldi masing-masing bertugas sebagai Komandan Regu atau Komandan Barisan, yang bertanggung jawab atas ketertiban dan kerapian barisan peserta apel.
Acara peringatan HSN 2026 tingkat MWCNU Jatiasih ini dipusatkan di Masjid Siti Santri, yang berlokasi di Jl. H. Bori, Jatiasih, Kota Bekasi. Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB, diawali dengan Kirab Santri & Drumband yang mengelilingi rute di sekitar lokasi acara, sebelum dilanjutkan dengan Apel Upacara HSN sebagai agenda utama. Selain kirab dan apel, panitia juga menyelenggarakan berbagai lomba untuk menyemarakkan peringatan ini.
Keterlibatan BANSER sebagai petugas apel tidak hanya menegaskan komitmen mereka dalam menjaga kedisiplinan dan keamanan acara-acara Nahdlatul Ulama, tetapi juga menunjukkan kesiapan kader-kader Banser di tingkat rayon dalam mendukung penuh program-program MWCNU. Kehadiran personel Banser berseragam lengkap diharapkan menambah khidmat dan kelancaran upacara peringatan Hari Santri tahun ini.
Peringatan Hari Santri Nasional yang mengusung tema penguatan tradisi dan keutuhan negeri ini, mengundang seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, untuk hadir meramaikan. Panitia menetapkan aturan berpakaian khusus, yakni baju koko putih bersongkok hitam dengan bawahan gelap/sarung bagi laki-laki, dan gamis putih berkerudung hitam bagi perempuan. Sementara itu, Badan Otonom (Banom) NU diharapkan mengenakan seragam kebesarannya masing-masing. Melalui peringatan ini, MWCNU Jatiasih berharap semangat perjuangan santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.